Showing posts with label sex. Show all posts
Showing posts with label sex. Show all posts

Saturday, June 21, 2008

Masturbasi Itu Sehat

Tidak banyak riset ilmiah yang memperhatikan manfaat masturbasi. Sebagian besar justru pesan moral yang negatif, mendompleng seolah-olah berdasarkan temuan ilmiah, namun tentu saja tidak akurat. Padahal seperti dikutip dari Medical Review Board, dari segi kesehatan masturbasi memberikan lebih banyak manfaat positif dibanding pengaruh negatifnya. Pada kenyataannya, konselor seks tidak pernah memandang masturbasi dengan sebelah mata. Justru ditempatkan sebagai cara pertama dan paling aman untuk mengetahui apakah tubuh mempunyai fungsi seks yang sempurna.
Manusia dapat mengetahui apa yang menyebabkan dirinya terangsang dan tidak. Dari segi pendidikan seks, masturbasi lebih baik daripada buku teks, video, atau Internet. Jika berhubungan seks dengan pasangan terperangkap pada mengejar kepuasan salah seorang, perasaan malu atau perhatian terpecah karena masih sempat memikirkan apa yang terjadi pada tubuh, maka masturbasi dipandang sebagai cara untuk menemukan fungsi-sungsi baru dari organ seksual.
Kenapa? karena pikiran hanya terfokus pada respon seks tubuh kita sendiri. Perilaku seksual swalayan ini pun dipandang sebagai obat tidur ampuh, terlebih jika sampai jam dua dini hari, mata masih terang benderang padahal sudah berbaring sejak pukul 23.00. Dari survei tahun 2000 yang dilakukan pada pada perempuan di AS, 32% di antaranya berkata, melakukan masturbasi dalam tiga bulan terakhir untuk membuat terlelap lebih cepat dibanding menonton TV, menghitung domba bahkan menelan pil tidur.
Rasa kantuk muncul karena pelepasan hormon dan endorfin pada waktu saat orgasme. Keuntungan lainnya membuat pikiran lebih ringan dan mengolahragakan jantung. Jika terkena rasa sakit temporer atau kronik yang disebabkan oleh kram, kepala puyeng atau sebab lain, maka orgasme menjadi obat mujarab. Sebaiknya melakukan hubungan seks namun jika tidak memiliki pasangan, mastubasi dapat menjadi pilihan.
Rasa nyaman yang ditimbulkan dari orgasme dapat menjadi pengusir stres yang mumpuni. Apalagi jika masturbasi dibarengi dengan fantasi seks. Memang tidak akan menghilangkan stres seluruhnya, namun paling tidak menjadi ruang pelepasan. Toh, tidak mahal atau merusak.
Hasil dua penelitian menunjukkan ada hubungan antara jumlah ejakulasi pria dan risiko terkena risiko prostat. Kelenjar prostat menghasilkan dan menyimpan cairan seminal yang dapat berubah menjadi tidak sehat jika mengendap terlalu lama.
Kumpulan cairan ini tidak selalu menjadi masalah, namun pada sebagian pria yang jarang ejakulasi cenderung menjadi pemicu kanker prostat. Penelitian yang lainnya mengajukan teori bahwa orgasme memberikan efek perlindungan melawan kanker payudara melalui pelepasan oktosin saat orgasme.

Mengenali Jenis-Jenis Foreplay

foreplay adalah perangkat hiburan dari hubungan intim. Artinya, kegiatan ini dapat meningkatkan nafsu seksual yang lebih hebat. Foreplay adalah sebuah persiapan untuk persetubuhan yang panas atau perbuatan lain yang dapat meningkatkan kenikmatan seksual dan jeritan orgasme.
Perbuatan yang nampaknya mudah dan tidak berisiko, seperti membisikkan kata-kata kotor dalam telinga seseorang atau gerakan “tangan” dapat merupakan foreplay. Kesadaran yang sungguh-sungguh adalah faktor pembatas apakah sebuah perbuatan tergolong foreplay atau tidak.
Jika ada yang illegal dan secara sadar setuju untuk menstimulasi seksual dan siap bergerak lebih dan berbuat seksual yang kotor, kebiasaan seseorang tersebut akan digolongkan sebagai cumbuan erotis atau menjadi “merasakan sentuhan”.
Foreplay dapat pula perbuatan nonfisik (mental). Contohnya termasuk pujian yang mengandung unsur seksual dan percakapan yang bermuatan seks dan membangkitkan birahi. Bagaimanapun, tipikal foreplay adalah perbuatan fisik, sentuhan, ciuman, kekangan, pijatan, tendangan, pukulan, renggutan, sodokan atau menggosok bagian tubuh tertentu.
Adapun beberapa contoh spesifik yang dapat digolongkan pada kegiatan foreplay adalah menyentuh dan memijat daerah rangsangan seksual dengan berpakaian (rabaan atau petting). Ada pula kegiatan menyentuh penis dan memijat daerah rangsangan seksual dibalik pakaian (petting kelas berat).
Saling menggesek-gesekan tubuh dengan tekanan secara bersamaan di daerah rangsangan seksual dengan berpakaian (dry humping atau grinding), dapat pula menjadi kegiatan yang termasuk pada foreplay. Tak hanya itu saja, kegiatan saling melepaskan pakaian pasangan masing-masing (stripping) pun masuk dalam kategori foreplay.
Beberapa contoh di atas sering dikombinasikan menjadi sebuah sesi. Dari kesemua hal itu dapat disebut “petting” atau “making out”. Selain itu, kegiatan manipulasi langsung pada daerah rangsangan yang telanjang hampir selalu dianggap foreplay.
Pada wanita, yang termasuk daerah ini adalah klitoris dan bibir labium. Pada pria adalah penis dan testis. Untuk keduanya, termasuk anus dan putting. Rangsangan juga dapat mencapai kesuksesan dengan menggunakan mulut, tangan, mainan seks seperti vibrator atau penis buatan, atau alat-alat rumah tangga yang umum seperti bulu atau kubus es.

Jelajahi Titik Rangsang Pria

MENGEKSPLORASI tubuh pasangan tentu sebuah aktivitas yang menyenangkan. Namun, adakalanya kita hanya terpatokseni-bercinta.jpg pada area “vital” pasangan Anda. Bagi wanita mungkin hanya sekitar Miss V dan buah dada, dan pada pria hanya sekitar Mr. P dan buah zakar. Kalau selama ini hanya area tersebut yang Anda eksplorasi, tentu akan membuat hubungan seks menjadi sesuatu hal yang membosankan.
Seperti halnya wanita, pria juga memiliki beberapa area rangsang yang asyik untuk dijelajahi. Dengan menemukan titik-titik rangsang pasangan, dijamin bercinta akan menjadi sebuah pengalaman yang menakjubkan. Jadi, tak ada salahnya Anda mencoba menstimulasi daerah sensitif pria saat bercinta dengannya.
Ada beberapa titik rangsang pada pria yang dapat dieksplorasi dengan sentuhan lembut hingga membangkitkan libido seorang pria. Salah satunya rambut. Meremas rambut dan memijat kepala pria dengan jari-jari yang lembut akan membuatnya merasa rileks dan lebih siap bercinta.
Tak hanya wanita yang menyukai area leher, pria pun demikian. Menyentuh dan mencium dengan lembut pada bagian bawah dagunya dan sekitar leher bagian depan, akan membuatnya merasa dimanjakan.
Bahkan, gelitikan lidah di telinga dapat membuat libido seorang pria semakin tinggi. Ditambah dengan sebuah bisikan mesra dan tiupan kecil, bisa membuat pria melambung.
Punggung merupakan salah satu tempat berkumpulnya pusat-pusat syaraf. Berbaring telungkup dan memberikan pasangan Anda pijatan punggung dengan jemari, akan memberikan nikmat yang luar biasa. Menggosok dan memijat ataupun mencium punggung pasangan akan memberikan rasa rileks dan menyegarkan gairahnya.
Meski puting merupakan area yang sangat sensitif bagi wanita, namun puting juga merupakan area yang akan membuat pria merasa rangsangan luar biasa. Apalagi bila putingnya dimainkan, dicium atau dihisap. Tentu akan memberi kenikmatan tiada tara baginya.
Jangan pernah takut membiarkan jari-jari Anda dihisap pasangan. Menghisap jari sama halnya seperti Anda menghisap Miss P pasangan. Jadi, tak ada salahnya membiarkannya menghisap jari tengah Anda saat foreplay, dan lihat apa yang kemudian akan terjadi!
Beberapa pasangan tak menyukai bercinta gaya anal. Padahal pada area ini terdapat G-spot yang akan membuat Anda menemukan pengalaman berbeda. Jika Anda dan pasangan termasuk penganut gaya bercinta modern, tentu bukan hal yang asing untuk melibatkan bagian anal dalam hubungan seks Anda.
Perineum terletak di antara scrotum (buah zakar) dan anus. Elusan dan pijatan lembut di area ini dapat memberikan banyak sensasi fantastis. Saat Anda dan pasangan mulai pada bagian utama “permainan”, tuntun pasangan Anda untuk memberikan tekanan-tekanan lembut di area ini. Karena perineum terletak di area utama, maka coba gunakan seluruh kreativitas untuk merangsang dan mencumbunya. Terutama perhatikan scrotum yang sangat mudah dirangsang. Selamat berekplorasi!

Trik Hebat Bagaimana Mengatasi Ejakulasi Dini

Fakta membuktikan sebagian pria tidak dapat memuaskan pasangannya saat bercinta. Pria yang seperti ini biasanya sudah selesai permainannya alias mengalami ejakulasi yang terlalu cepat sementara pasanganya belum mencapai apa-apa. Bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini ini?
Hingga kini belum ada obat yang terbukti efektif dalam mengobati ejakulasi dini. Tapi ada beberapa trik atau teknik tertentu yang cukup efisien dalam menunda ejakulasi. Empat hal berikut bisa anda lakukan untuk Anda yang kesulitan menunda ejakulasi. Dengan empat teknik berikut anda bisa memperpanjang permainan seks anda dan bisa memuaskan pasangan anda.

1. Variasiakan Pola Gerakan
Saat melakukan penetrasi di vagina pasangan anda jangan melakukan gerakan yang monoton, lakukan variasi gerakan antara tusukan dalam dan tusukan dangkal. Secara berkala anda sebaiknya menghentikan gerakan sama sekali saat penis masih di liang vagina sementara anda bisa tetap melakukan kegiatan seks yang lain seperti mencumbui bibir atau payudaranya. Gerakan yang bervariasi seperti ini selain bisa menunda ejakulasi, juga bisa membuat pasangan anda akan terangsang biasanya karena ia akan berpikir dan menebak-nebak apa yang akan anda lakukan selanjutnya kepadanya.

2. Kencangkan Otot Pubokoksigeus Anda
Teknik ini memerlukan otot Pubokoksigeus yang kuat. Otot ini, terletak di bagian bawah penis dekat anus, bisa dilatih dengan metode kegel. Jika anda merasa akan mendekati ejakulasi berhentilah melakukan gerakan penetrasi. Tarik penis anda kira-kira satu inci tapi jangan semuanya. Kencangkan otot yang dimaksud dan tahan selama 10 detik, laku kembalikan gerakan dengan tusukan dangkal.

3. Tekanan pada Perineum
Teknik ini sederhana dan telah dipraktekkan selama ribuan tahun di China. Sebelum terjadi ejakulasi, gunakan tga telapak jari anda untuk memberikan tekanan pada Perineum, yaitu daerah akan mengalirnya mani anda antara skortum dan anus. Lakukan latihan ini saat masturbasi atau onani karena untuk menemukan tempat yang tepat agak sulit.

4. Mengubah-ubah Stimuli
Jika anda sangat terangsang tapi tidak diambang ejakulasi, berhentilah melakukan gerakan dan berhubungan seks dengan pasangan secara manual atau oral. Dengan mengubah-ubah stimuli anda dapat mengatur kapan saat yang tepat untuk ejakulasi.
Dengan menggunakan empat trik di atas anda akan bisa mengatasi dan mengendalikan ejakulasi dini anda sehingga bisa berhubungan intim lebih lama dan lebih memuaskan dengan pasangan anda.
mengatasi ejakulasi dini, ejakulasi dini, ejakulasi, trik bercinta, mengobati ejakulasi dini, mengatasi ejakulasi terlalu cepat, abg lampung, “mengatasi ejakulasi dini”, menunda ejakulasi, teknik mengatasi ejakulasi dini

Menguak Rahasia Petting

PADA pasangan tidak tetap, kegiatan rabaan atau petting menyentuh dan memijat daerah rangsangan seksual dengan berpetting.jpgpakaian lengkap seringkali dilakukan guna menghindari intercourse yang kebablasan. Bahkan kegiatan ini sering mengarah pada alat vital pasangan masing-masing, mulai dari menyentuh penis dan memijat daerah rangsangan seksual lain yang dilakukan di balik pakaian. Menurut Dr Anita Gunawan MS SpAnd, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), kegiatan petting merupakan aksi yang dilakukan untuk melenyapkan curiosity (rasa penasaran).
“Petting merupakan kegiatan gerakan sambil menyentuh bagian-bagian vital tubuh seseorang. Biasanya dalam petting terdapat tindakan melalui rabaan, pegang sana-sini atau menyentuh bagian tubuh tertentu. Biasanya petting dilakukan dengan pakaian lengkap,” ungkap Anita ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (10/3/2008).
Menurutnya, kegiatan petting sebenarnya merupakan sign (tanda) bahwa seseorang tengah tertarik pada pasangannya dan ingin melakukan hal yang lebih lanjut.“Pada petting terdapat pesan bahwa seseorang ingin memberikan satu godaan dan ingin melakukan hubungan seksual atau perilaku seksual,” beber almamater Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang yang menyelesaikan program master di bidang Andrologi Universitas Airlangga, Surabaya itu.
Namun, sambungnya, pada pasangan yang telah lama menikah dan memiliki anak, tingkatannya berubah menjadi sebuah foreplay. Kegiatan ini merupakan perangkat hiburan dari hubungan intim. Melalui foreplay, persiapan untuk persetubuhan yang panas atau perbuatan lain yang dapat meningkatkan kenikmatan seksual akan menjadi tahap puncak suatu hubungan intim.
“Petting dalam kehidupan seksual pasutri berubah menjadi foreplay di mana pada aktivitasnya telah sama-sama melucuti busana sendiri. Sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan,” kata konsultan seksual di beberapa media di Indonesia itu.
Meski demikian, lanjut Anita, kegiatan petting tetap dapat dilakukan seumur hidup selama kegiatan persetubuhan ini sama-sama diinginkan. Untuk melipatgandakan sensasi, Anda berdua dapat tetap mengenakan baju sewaktu melakukan petting, atau saling menggoda dengan stimulasi-stimulasi berupa tindakan yang mengarah pada hubungan intim.
Masih menurut wanita yang hobi berolahraga yoga dan berkebun ini, sentuhan tangan pada bagian-bagian lembut akan mudah memberikan sensasi yang menggoda pasangan untuk melakukan hubungan lebih lanjut. Karena si dia tidak mungkin bisa memandang bagian dalam secara langsung, sehingga terpaksa mengintipnya. Kegiatan seperti inilah yang terasa lebih seksi.
Jika menginginkan sebuah variasi, menurut dokter dengan pembawaan ceria ini, Anda dapat memijit punggung pasangan dengan tubuh bagian depan Anda, atau dengan payudara Anda. Percayalah, sentuhan payudara Anda di punggungnya akan mendatangkan sensasi yang tak terkatakan
Anda pun dapat menyempurnakannya lagi dengan menarik tali sabuk pinggang celananya. Lalu dengan telunjuk, telusuri keliman celananya mulai dari lutut sampai ke daerah paha bagian dalam. Dengan begitu, ada pesan yang menggambarkan seolah-olah Anda ingin mengetahui apa yang tersembunyi di dalamnya.
“Bahkan, tak ada salahnya untuk memberi suasana lain dengan mengajak pasangan menari diiiringi musik lincah,” tukasnya. Nah, lewat kecupan dan sentuhan, gairah dengan sendirinya akan semakin menyala. Selanjutnya? Terserah Anda…

Seks Sehat dengan Blue Film

Anda acap menonton film biru? Dengan mencuri-curi di belakang istri? Aduh, kenapa tidak menonton bersama? Istri tak suka? Ah, itu hanya penolakan pertama. Coba dekati, dan jelaskan sisi positifnya. Siapa tahu, dengan menonton film biru, seks yang lebih sehat, kian didapatkan.
Film biru bukan sesuatu yang baru. Dari dulu, film yang mempertontonkan adegan-adegan seksual secara vulgar tersebut menjadi bagian dari pembicaraan buram dalam kehidupan paling pribadi. Kini, bersamaan dengan pesatnya teknologi dan tuntutan sosial dan ekonomi, film-film porno itu menjadi makin biasa dan terbuka. Persewaan film CD mungkin tak begitu laku kalau tidak menyediakan film : katagori X tersebut, meskipun dilakukan di bawah meja. Di kaki lima, pedagang CD menjual obral film-film seks secara berani di antara film CD bajakan meskipun sering dirazia pihak kepolisian. Maka, tak heran jika hampir semua pria dewasa tak hanya mendengar, tapi pernah menyaksikan, menonton film biru tersebut.
Keterlibatan banyak wanita sebagai penonton film biru ini boleh jadi memang sebagai akibat dari makin terbukanya jalur distribusi, di samping sebagai konsekuensi logis dari persamaan gender dan perbaikan tingkat pendidikan yang juga berpengaruh Pada masalah seksual. Dr. Bambang Soekamto mencatatnya sebagai hal yang positif karena dapat diartikan sebagai peningkatan kesadaran terhadap masalah kehidupan seksual sehingga dapat memberi kontribusi positif dalam mengatasi dan menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi, baik secara pribadi maupun yang menyangkut pasangan.
“Keterbukaan komunikasi dapat jadi kunci solusi permasalahan seks,” tambah seksolog ini. Ia juga menunjuk makin banyaknya wanita yang berbicara secara lebih terbuka di media masa atau diskusi. Bahkan, di kliniknya yang lebih mengkhususkan masalah seks kaum pria, ketika ada kesempatan berbicara, pihak wanita melakukannya dengan proaktif. Dr. Bambang mengaku tidak punya data tentang pengaruh blue film; tapi dari hasil poling menunjukkan catatan yang mengejutkan. Sebanyak 58 dari 78 pria atau 61,50% mengaku para wanita pasangannya merasa senang dan bergairah terhadap film biru.
Yang menarik, tampaknya diam-diam telah terjadi perubahan persepsi terhadap film seks tersebut. Kalau pada masa lalu, film tersebut lebih sebagai hiburan negatif sehingga ahram untuk ditonton, kini ada kelompok yang menganggapnya sebagai referensi.
Persepsi seperti itu ternyata tak hanya terjadi pada banyak pihak. Mungkin bisa dikategorikan sebagai hiburan vulgar, sebagian besar penonton (52,58%) memberikan catatan tambahan, mendapatkan informasi tentang gaya dan teknik bercinta. Bahkan ada yang menyatakan sebagai pembangkit gairah yang menurun.
“Sebenarnya, soal film biru atau apa pun hal yang digunakan untuk membantu permasalahan seksual hanyalah salah satu faktor saja. Yang terpenting adalah adanya persamaan persepsi antara kedua belah pihak, dalam hal ini pasangan suami istri, tambah Dr. Bambang.
Bahwa film biru dapat dijadikan terapi pada pasangan yang bermasalah, hal tersebut sangat bisa terjadi. Di Barat, sejumlah seksolog memberikan terapi kepada pasien-pasien tertentu yang mengalami problem seksual, terutama dalam upaya membangkitkan gairah yang memudar atau berhilang. Pasangan-pasangan yang sudah berusia lanjut, yang secara fisik dan mental telah mengalami penurunan kemampuan dan minat, sebagian berhasil dinyalakan kembali dengan tontonan film seks tersebut; meskipun tidak maksimal.
“Keinginan ada. Bahkan semangatnya besar, ingin mengulang masa muda,” kata Benyamin, 60 tahun, dalam majalah Complete Woman dalam artikelnya yang membahas seks di usia lanjut. tapi, realitasnya, kemampuan selalu selaras dengan usia. Hanya sejumlah kecil pria usila yang disebut-sebut masih punya kemampuan besar.
Bagi penderita impotensi dan frigiditas, blue film terkadang juga digunakan untuk menguji kapasitas keinginan dan kemampuannya. Gambar-gambar sensual, erotis dan juga dramatis mungkin bisa jadi perangsang terhadap simpul syaraf yang mampu menggerakkan organ vital. Kadang mendapatkan hasil, meskipun seringkali juga tidak.
“Secara biologis, dampak negatifnya terhadap pasien-pasien bermasalah ini relatif tidak besar,” kata dokter Bambang yang banyak memiliki pasien pria penderita impotensi.
Bambang juscru mengingatkan pada pasangan yang sebenarnya normal, tidak memiliki masalah serius. Meskipun tidak menyebut secara spesifik, menonton film seks secara berlebihan, dapat mempengaruhi orientasi dan persepsi tentang seks itu sendiri yang pada akhirnya bisa mempengaruhi pula prilaku.
Dokter Bambang mengingatkan, sejumlah adegan dalam film biru, pada dasamya tindakan rekayasa yang menyesatkan. Banyak adegan, karena untuk mencapai sensasi yang lebih akhirnya dilakukan adegan yang aneh, tidak wajar dan tidak termasuk akal. Adegan yang menggambarkan seorang pria yang memiliki kekuatan besar, sanggup bertahan lama, sebenarnya terjadi karena proses editing. Hubungan yang tidak seimbang, satu pria dengan lebih dari satu wanita atau sebaliknya, juga sebagai hal yang tidak wajar dan berlebihan. Demikian juga adegan anal, tadinya dilakukan oleh pasangan menyimpang, antar pria. Begitu juga hubungan oral hingga menelan air mani.
“Sekarang ini, hubungan yang aneh-aneh itu yang tadinya di film porno itu, katanya banyak dilakukan oleh pasangan suami istri, “komentar dokter Bambang pula. “Kalau sudah di luar garis, ya tetap saja tidak baik,” dokter Bambang mengingatkan.
Pelanggaran garis tersebut, kemungkinan adalah keinginan untuk berganti pasangan. Sebab, variasi bercinta yang aneh-aneh akan mendorong pada variasi pasangan atas dasar untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda atau tidak berani mempraktekkan dengan pasangan sendiri. Hasil polling ternyata memberi dukungan tentang dampak negatif tersebut.
Sebanyak 13 dari 78 pria ternyata mengaku menonton film biru dengan motivasi ingin bercinta dengan wanita lain. Ini berarti ada 16% dari penonton blue film adalah berbakat menyeleweng. Namun, tentu saja selalu ada sisi negatif seperti itu. Yang penting adalah, bagaimana mengusahakan Anda menjadi bagian yang 84 persen, yang mencoba bersikap terbuka pada pasangan Anda, dan mengomunikasikan apa pun keinginan dan fantasi seksual Anda. Bukan tak mungkin, dengan keterbukaan, dia mau memenuhi fantasi seksual Anda, karena tahu, di blue film pun, kenikmatan visual itu tampak begitu sempurna. Lalu, kenapa tak mencoba?

Tiga Posisi Orgasme Paling Oke

MASALAH orgasme menjadi masalah serius dalam suatu hubungan seks. Pasalnya, banyak wanita mengalami kesulitan mencapai puncak kenikmatan tersebut. Ada beberapa faktor penyebab wanita sulit mencapai orgasme di antaranya tidak memahami posisi atau gaya hubungan seks. Riri & Yoez dalam bukunya “Tip & Trik Menggapai Kenikmatan Seksual” menjelaskan, posisi hubungan seks sangat mempengaruhi rangsangan yang dihasilkan Karena itu disarankan untuk memahami posisi-posisi seksual yang dapat memberikan rangsangan lebih, sehingga orgasme yang dihasilkan juga akan lebih baik.

Berikut ini tiga posisi yang bisa memberi solusi:
1. Modifikasi posisi missionary
Anda mungkin pernah mencoba posisi missionary standar sebelumnya. Tetapi banyak wanita mengeluh karena tidak dapat mencapai orgasme dengan posisi pria di atas ini.
Cobalah modifikasi posisi dengan terlentang, sementara kaki Anda di atas bahu pasangan Anda. Ini adalah posisi bagus jika Anda menginginkan stimulus klitoris untuk mencapai orgasme dan merupakan cara terbaik untuk mulai merasakan orgasme G-spot.
Selain itu pasangan Anda lebih leluasa mengontrol rangsangan G-spot, sementara Anda juga dapat memainkan klitoris untuk membantu mempercepat orgasme.

2. Berhadapan di tempat duduk tanpa sandaran
Posisi ini memberikan Anda kenyamanan lebih dan keseimbangan yang sama. Keduanya tidak akan merasakan beban karena saling berhadapan. Posisi ini memberikan rangsangan lebih pada G-spot dan posisi terbaik bagi Anda berdua untuk belajar bagaimana menurunkan dan meningkatkan rangsangan G-spot.

3. Berdiri dari belakang
Posisi ini lebih populer dengan istilah “doggy style” di mana wanita mengambil posisi dengan tangan dan lututnya sementara pria masuk lewat belakang. Tetapi jika Anda mencoba sedikit bungkuk ke depan, Anda akan menemukan tekanan pada G-spot dibanding posisi doggy style tradisional.

Posisi Seks Paling Memuaskan Wanita

Banyak yang bertanya, sesungguhnya posisi manakah yang paling banyak mendatangkan kepuasan dalam berhubungan seks ? Ini merupakan suatu pertanyaan umum, sebenarnya semua posisi bercinta yang di maksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.
Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas, namun, para wanita kebanyakan lebih suka berada dibawah. Mereka bilang berbaling di ranjang lebih santai dan bebas menatap wajah pria yang dicintai, juga kenimaktan pendahuluan. Apalagi tanpa harus banyak usaha ( keluar tenaga ), kepuasan seks bisa tercapai.
Untuk para wanita, bila posisinya dibawah membuat mereka ;
* Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Wanita juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai.
* Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal.
* Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab wanita tidak perlu merasa malu akan tubuhnya ( karena ketutupan tubuh pasangannya ).
* Beberapa wanita mengatakan bahwa posisi di bawah membuat mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat.
Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan berhubungan seks. Misalnya pada posisi misionaris ini, wanita bisa menaruh 1 atau 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.
Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur, ini adalah posisi soesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu ; Tumpuann tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas.
Bila sang wanita cukup bugar, boleh juga mencoba variasi yang lain. Dengan cara menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara mereka. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya, dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.
Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainannya adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenali mengalir
lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda. Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menyuruh pikiran Anda tenang.
Di samping itu, sebenarnya saat berhubungan seks tidak memaku sebab pada akhirnya akan ditentukan oleh situasi dan kondisi, situasi dan kondisi ini yang tepat akan membangkitkan romantisme yang hangat, hingga membawa Anda sampai ke puncak orgasme.