Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Thursday, June 26, 2008

SIAGA SATU UNTUK POLUSI UDARA DI INDONESIA

Istilah siaga satu di dunia militer identik dengan keadaan darurat. Begitulah juga keadaan pencemaran udara di Indonesia. Terutama di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Dari semua penyebab yang ada, emisi transportasi terbukti sebagai penyumbang pencemaran udara tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 85 persen. Masalahnya, jumlah kendaraan bermotor di perkotaan bukannya menurun, tapi justru bertambah banyak. Akibatnya, mau-tak mau, kualitas udara di kawasan ini terus anjlok.

Bandung, contohnya, walaupun terkenal sebagai kota bunga yang dinaungi pepohonan rimbun, ternyata kadar timbalnya melebihi 2 mikrogram per meterkubik. Ini jelas sudah jauh lebih besar dari standar baku mutu yang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia alias WHO (World Health Organization) yaitu tak boleh lebih dari 0,5 mikrogram per meterkubik. "Indonesia memang satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum bebas timbal. Jangan heran kalau tingkat polusi di sini menduduki ranking ketiga dunia," ungkap Budi Haryanto, SKM., MSPH., MSc., peneliti pada Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia.

EMISI PEMICU TIMBAL

Seperti diketahui, kadar emisi kendaraan merupakan pemicu meningkatnya kadar timbal (Pb) di udara. Nah, timbal-timbal yang beterbangan di udara tersebut, sekitar 85 persennya akan terhirup oleh manusia. Sisanya, 14 persen masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman dan air. Sedangkan 1 persennya masuk ke dalam tubuh melalui kulit.

Jika masuk ke dalam tubuh, zat aditif ini akan merusak pembentukan sel-sel darah merah yang jelas dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Pada anak-anak, misalnya, bisa terjadi anemia.

Memang, di masa pertumbuhan sel-sel darah merah terus diproduksi. Namun, karena masuknya timbal akan merusak sel darah merah, maka jumlahnya makin lama makin berkurang dan akhirnya anak menderita anemia.

Timbal yang masuk ke dalam tubuh juga akan merusak sel-sel darah merah yang mestinya dikirim ke otak. Akibatnya, terjadilah gangguan pada otak. Hal yang paling dikhawatirkan, anak bisa mengalami gangguan kemampuan berpikir, daya tangkap lambat, dan tingkat IQ rendah. Dalam hal pertumbuhan fisik, keberadaan timbal ini akan berdampak pada beberapa gangguan, seperti keterlambatan pertumbuhan dan gangguan pendengaran pada frekuensi-frekuensi tertentu.

Pada orang dewasa, timbal dapat mempengaruhi sistem reproduksi atau kesuburan. Zat ini dapat mengurangi jumlah dan fungsi sperma sehingga menyebabkan kemandulan. Timbal juga mengganggu fungsi jantung, ginjal, dan menyebabkan penyakit stroke serta kanker.
Ibu hamil akan menghadapi risiko yang tinggi jika kadar timbal dalam darahnya di ambang batas normal. Timbal ini akan menuju janin dan menghambat tumbuh-kembang otaknya. Risiko lain adalah ibu mengalami keguguran.

Yang perlu diketahui, timbal layaknya musuh dalam selimut. Awalnya, kadar timbal yang tinggi dalam darah tidak akan menunjukkan gejala penyakit. Dampak baru muncul dalam jangka panjang. "Kelihatannya anak akan sehat-sehat saja. Namun kalau diperiksa darahnya, akan terlihat kadar timbal dalam darah yang tinggi," papar staf pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI.

PENELITIAN DAMPAK TIMBAL

Sudah banyak studi yang dilakukan berkaitan dengan pencemaran timbal. Pada tahun 2001 anak-anak pernah dijadikan sampel riset dampak timbal. Dari sampel darah sebanyak 400 yang diambil dari siswa SD kelas II dan III di Jakarta, hasilnya sekitar 35 persen sampel ternyata memiliki kadar timbal dalam darah di atas normal. Angka ini berarti melebihi ambang batas kadar timbal pada tubuh anak-anak yang ditetapkan CDC (Center for Deseases Control and Prevention) yang hanya 10 mikrogram per desiliter.
Penelitian yang tak jauh berbeda digelar di Bandung. Dari 10 sampel murid SD Kebon Kelapa, ternyata 8 anak memiliki kadar timbal pada darah di atas ambang batas. Sementara lima di antara 20 anak yang dijadikan contoh penelitian di SD Banjarsari dinyatakan memiliki kadar timbal dalam darah yang termasuk kategori tinggi. Bahkan, ada yang mencapai lebih dari 20 mikrogram per desiliter, yang artinya dua kali lipat dari ambang batas normal.

Beberapa riset sengaja dilakukan secara berkesinambungan untuk melihat kecenderungan menurun atau meningginya kadar timbal di kota-kota besar di Indonesia. Yang terbaru adalah Mei 2004 lalu. Penelitian dilakukan selama 1 bulan dengan mengambil 200 sampel darah anak SD kelas III dan IV, dari 28 SD di Jakarta Utara dan Selatan. Hasilnya memang belum selesai digarap. Namun, jika menilik penelitian sebelumnya yang dilaksanakan pada tahun 2003, kadar timbal di udara Jakarta sudah turun menjadi 0,2 miligram per meter kubik udara. Ini jika dibandingkan tahun 2001 yang mencapai 1,7 sampai 3,5 miligram per meter kubik udara. Jadi sudah turun sekitar 10 kali lipat dari angka tahun 2001.

Rencananya, di tahun 2005 juga akan dilakukan penelitian pada 200 anak SD.
Penelitian ini dilakukan Pusat Penelitian Kesehatan UI bekerja sama dengan JICA (Japan International Cooperation Agency), DEMS (Desentralized Environtmental Management System) dan USAEP (United State Asia Environtmental Partnership).

MENANTI KEBIJAKAN

Lalu, adakah upaya untuk mengurangi kadar timbal di udara? Menurut Budi, tak ada cara lain kecuali menggunakan bensin tanpa timbal. Dalam hal ini, pemerintahlah yang berwewenang menentukan kebijakan penghapusan bensin bertimbal. Di Indonesia baru beberapa kota yang sudah mengampanyekan bensin tanpa timbal. Di antaranya adalah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Kampanye serupa juga dilakukan di Cirebon, Surabaya dan Batam pada tahun 2003. Sayangnya, kebijakan ini belum diterapkan secara nasional.

Menurut Budi, Indonesia sebenarnya dapat mencontoh "keseriusan" negara-negara tetangga dalam mengampanyekan bensin tanpa timbal. India, umpamanya, hanya dalam hitungan satu tahun sudah bisa mengganti bensin bertimbal. Sedangkan Thailand butuh 2 tahun untuk menjadi negara bebas timbal. "Masyarakat di sini masih saja menanti kebijakan pemerintah."
Diambil dari www.tabloid-nakita.com

Saturday, June 21, 2008

Mahasiswa Unas Meninggal Dunia (Kebrutalan polisi akhirnya membuahkan hasil: satu orang tewas)




Kebrutalan polisi akhirnya membuahkan hasil: satu orang mahasiswa meninggal dunia. Gaya orde baru kembali digulirkan. Kematian anak bangsa ini, berawal dari penyerangan polisi ke kampus Unas tanggal 24 Mei 2008. Mahasiswa pejuang ini bernama Maftuh Fauzi. Begini ceritanya:

Pertama, dalam penyerangan, korban dianiaya oleh polisi, babak belur.

Kedua, dalam keadaan babak belur, terutama kepalanya, interograsi tetap dilakukan

Ketiga, karena tidak kunjung sembuh di dalam sel, korban dibawa ke rumah sakit, dan memotretnya saja tidak diperbolehkan.

Keempat, setelah berselang bebrapa hari, memar sudah kurang, namun

Kelima, korban tidak mampu menahan sakit yang menjangkitinya. Infeksi sistemik yang menggerogoti tubuh Mastuh menyebabkan tidak berfungsinya sel syaraf pada tubuh. Akibat infeksi sistemik itu, fungsi alat tubuh tidak berfungsi lagi. Dan, meninggal dunia.

Apakah ini yang harus diterima mahasiswa?, apakah ini harga yang harus dibayar demi sebuah perjuangan?, demi membela rakyat Indonesia?.

Kalau begitu terus jadinya, maka kisah seorang ibu di Jakarta, akan terus pula terjadi:

Dalam sebuah jamuan tamu, seorang Ibu bertanya kepada tamunya: “Bapak pekerjaannya apa?”,…dengan tanggap bapak tersebut menjawab: “saya polisi, bu?”, dengan sepontan, Ibu setengah baya ini menjawab: “Oh, yang suka gebuki mahasiawa itu ya, yang sampai mati’ kan??, yang suka mukuli mahasiswa selayaknya mukuli maling, kan??”….

——————————

Berikut berita terkait:

Mahasiswa Unas Meninggal, Akibat Insiden Penyerbuan 24 Mei Lalu

Jumat, 20 Jun 08 22:18 WIB

Penyerbuaan polisi dengan brutal ke dalam kampus Universitas Nasional (UNAS), di Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta pada tanggal 24 Mei menyisakan duka mendalam. Maftuh Fauzi (27 tahun), salah seorang Mahasiswa yang menjadi korban kekerasan polisi saat melakukan unjuk rasa menentang kenaikan harga BBM, meninggal dunia di RS Pusat Pertamina, akibat oleh infeksi sistemik di seluruh tubuhnya.

“Sudah di CTScan di bagian kepala, tidak ditemukan ada kelainan. Kami tidak menemunkan tanda-tanda kekerasan. infeksi sistemik yang menggerogoti tubuh Mastuh menyebabkan tidak berfungsinya sel syaraf pada tubuh. Akibat infeksi sistemik itu, fungsi alat tubuh tidak berfungsi lagi, ” jelas Dokter Spesialis Syaraf Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Widia Sarkawi, di RSPP, Jakarta, Jum’at (20/6).

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Maftuh mendapat perawatan intensif di ruangan ICU RSPP sejak Rabu 18 Juni kemarin. Sebelumnya, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris angkatan 2003 ini juga mendapat perawatan di RS UKI. Bahkan sebelum meninggal Mastuh menggunakan alat bantu pernapasan.

Selain menyerbu masuk kampus, polisi juga melakukan serangan brutal dengan memukuli, menembakkan gas air mata, dan menangkap 100 orang mahasiswa yang ada di tempat tersebut.

Terkait dengan kematian mahasiswa akibat korban Insiden Unas, LBH Jakarta siap memberikan pendampingan terhadap keluarga Maftuh Fauzi.

“Kita siap mendampingi jika keluarga ingin menggugat pihak yang bertanggung jawab, ” kata Kuasa Hukum Mahasiswa Unas Edi Halomoan Gurning.

Menurutnya, dalam UU kepolisian secara hirarki Kapolri Jendral Pol. Sutanto turut bertanggungjawab.”Kerugian yang ditimbulkan bukan hanya materi tetapi sudah nyawa, ” tandasnya.

Mahasiswa Unas ini tewas akibat mengalami luka di kepala akibat kena pentung polisi saat menentang aksi kenaikan harga BBM di kampusnya.

Tindakan brutal polisi juga berlangsung di kampus Universitas Hasanuddin (23/05/08). Ratusan mahasiswa yang melakukan aksi setelah pengumuman kenaikan BBM, tiba-tiba diserbu oleh polisi dengan alasan tidak jelas. Kejadian ini telah menambah daftar kebrutalan polisi dan kurun sebulan terakhir. (Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/nas/8620173551-mahasiswa-unas-meninggal-akibat-insiden-penyerbuan-24-mei-lalu.htm)

Sunday, June 15, 2008

video lucu


Wednesday, June 11, 2008

Bangkai Makhluk Laut Misterius

Bangkai makhluk laut tak dikenal kembali ditemukan oleh Kesatuan Tentara Angkatan Laut Rusia yang berjaga disekitar kawasan garis pantai pesisir Sakhalin, dekat dengan perairan Jepang.

Timur Garis Pantai Sakhalin adalah garis pantai paling Timur wilayah Rusia yang berjarak 5000 mil keMoskow. Sebenarnya ini makhluk apa ya?










Klo diidentifikasi dari struktur tulang dan gigi,makluk ini bukanlah sejenis Ikan. Klo diliahat dari bentuk kerangkanya, makhluk ini juga bukan buaya atau sejenisnya.

Anehnya lagi, bangkai makhluk aneh tsb mempunyai kulit yang ditumbuhi rambut/bulu yang lumayan panjang.
misterius amat…..!!























Sunday, June 1, 2008

Artikel ini saya ambil dari telkomnet, buat kamu2 yang suka lupa password untuk log in user account di windwos....

Tips Masuk ke Windows Bila Anda Lupa Password Untuk Log In User Account Windwos Anda?


Jika ini adalah masalah yang sedang anda hadapi, mungkin anda tidak perlu khawatir. Selama anda memiliki CD Instalasi Windows XP, anda dapat kembali masuk ke sistem xp anda hanya dengan sebuah metode sederhana namun efektif yang memungkinkan anda sedikit membobol celah akses pada Windows XP.

Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Letakkan CD instalasi Windows XP anda di dalam CD-ROM PC anda dan kemudian nyalakan komputer (diasumsikan cd instalasi yang anda gunakan adalah cd bootable - karena kita harus melakukan booting dari cd - maka anda harus mensetting di bios anda agar PC anda dapat melakukan booting pertama kali menggunakan CD)

2. Perhatikan pesan di layar monitor saat proses booting berlangsung, biasanya ada tulisan “Press any key to boot from cd” yang berarti anda harus menekan sembarang pada keyboard anda untuk dapat melakukan booting dari cd.

3. Begitu anda berhasil masuk, halaman pertama yang anda lihat yaitu “Setup is inspecting your system and loading files”

4. Begitu muncul halaman “Welcome to Setup”, tekan ENTER untuk melakukan setup windows sekarang juga.

5. Saat keluar halaman “Licensing Agreement” - tekan F8 untuk menerima perjanjian tersebut.

6. Halaman selanjutnya adalah halaman pilihan setup yang memberikan anda pilihan apakah anda ingin melakukan proses perbaikan (repair). Kira-kira disana dapat kita baca tulisan seperti ini “If one of the following Windows XP installations is damaged, Setup can try to repair it”. Gunakan tombol panah ke atas atau panah ke bawah pada keyboard untuk memilih instalasi xp anda (jika anda hanya memiliki satu sistem operasi xp di pc anda, maka sistem secara otomatis telah terpilih) kemudian tekan “R” untuk memulai proses repair.

7. Biarkan proses repair berjalan. Setup akan mencek hardisk anda dan kemudian mengkopi file-file sistem kedalamnya, sehingga proses ini akan memakan waktu beberapa menit

8. Segera setelah proses kopi file, maka sistem diharuskan untuk dire-boot (ini akan otomatis terjadi - anda dapat melihat progress bar berwarna merah dengan tulisan “Your computer will reboot in 15 seconds”

9. Selama masa reboot, jangan melakukan kesalahan dengan menekan tombol keyboard, karena itu berarti akan kembali membawa sistem pada proses boot melaui cd kembali, sampai sini, biarkan windows berjalan otomatis. Proses selanjutnya anda akan dibawah kesebuah halaman instalasi xp.

10. Dalam proses ini, perhatikan sisi kiri bawah halaman hingga disana anda terdapat tulisan “Installing Devices”, tekan tombol SHIFT+F10 pada keyboard. Tahukah anda, inilah celah keamanan yang dimaksud di atas! Sebuah jendela perintah konsol khas DOS akan muncul sehingga dapat memberikan anda kesempatan yang besar untuk dapat melakukan akses pada sistem anda.

11. Di jendela prompt DOS, ketikkan NUSRMGR.CPL kemudian tekan enter. Bravo! anda baru saja berhasil membuka akses grafis untuk memanage User Account yang biasa ada di control panel.
12. Sekarang, silahkan anda pilih account yang ingin anda ganti passwordnya kemudia remove atau change password baru sesuai yang anda inginkan. Jika anda ingin dapat masuk tanpa mengetikkan kembali password, setelah melakukan pergantian password, silahkan tutup jendela tersebut, kemudian kita kembali ke DOS prompt, kemudian ketikkan “control userpasswords2″, ketika muncul sebuah jendela, pilih checklist “log on without being asked for passwords”. Setelah itu tekan ok dan tutup jendela tersebut. Setelah kembali ke jendela Prompt DOS, ketikkan “exit” untuk keluar dari jendela prompt. Langkah selanjutnya adalah melanjutkan proses instalasi yang sedang berjalan (oh ya…dalam proses instalasi, anda diharuskan memiliki CD key yang nantinya harus anda ketikkan ketika diminta).

13. Setelah proses repair selesai, maka anda dapat dengan mudah masuk dengan menggunakan password baru anda (atau masuk tanpa menggunakan password jika tadi anda memilih opsi agar sistem tidak menanyakan password lagi).

Selamat mencoba!


Friday, May 16, 2008

makalah

ini saya ambil dari gizi.net siapa tau banyak orang yang butuh makalah ini,smoga bermanfaat...


PERILAKU MAKAN ANAK SEKOLAH


Dr Widodo Judarwanto SpA

Orang tua si Udin mengeluh, anaknya akhir-akhir ini tidak mau makan di rumah. Selidik punya selidik ternyata uang jajan dan kebiasaan jajan di sekolah semakin bertambah. Kegiatan di sekolah menyita waktu terbesar dari aktifitas keseluruhan anak sehari hari, termasuk aktifitas makan. Makanan jajanan di sekolah ternyata sangat beresiko terjadi cemaran biologis atau kimiawi yang banyak mengganggu kesehatan. Perilaku makan pada anak usia di sekolah tersebut harus dihatikan secara cermat dan hatihati. Anak usia sekolah adalah investasi bangsa, karena mereka adalah generasi penerus bangsa. Kualitas bangsa di masa depan ditentukan kualitas anak-anak saat ini. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan sejak dini, sistematis dan berkesinambungan. Tumbuh berkembangnya anak usia sekolah yang optimal tergantung pemberian nutrisi dengan kualitas dan kuantiítas yang baik serta benar. Dalam masa tumbuh kembang tersebut pemberian nutrisi atau asupan makanan pada anak tidak selalu dapat dilaksanakan dengan sempurna. Sering timbul masalah terutama dalam pemberian makanan yang tidak benar dan menyimpang. Penyimpangan ini mengakibatkan gangguan pada banyak organ organ dan sistem tubuh anak. Foodborne diseases atau penyakit bawaan makanan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di banyak negara. Penyakit ini dianggap bukan termasuk penyakit yang serius, sehingga seringkali kurang diperhatikan.


PEMBERIAN NUTRISI YANG BAIK DAN BENAR PADA ANAK SEKOLAH


Untuk memberikan makanan yang benar pada anak usia sekolah harus dilihat dari banyak
aspek,seperti ekonomi, sosial ,budaya,agama,disamping aspek medik dari anak itu sendiri. Makanan pada anak usia sekolah harus serasi,selaras dan seimbang. Serasi artinya sesuai dengan tingkat tumbuh kembang anak. Selaras adalah sesuai dengan kondisi ekonomi,sosial budaya serta agama dari keluarga. Sedangkan seimbang artinya nilai gizinya harus sesuai dengan kebutuhan berdasarkan usia dan jenis bahan makanan seperti kabohidrat, protein dan lemak. Karena besarnya variasi kebutuhan makanan pada masing-masing anak,maka dalam memberikan nasehat makanan pada anak tidak boleh terlalu kaku. Pemberian makanan pada anak tidak boleh dilakukan dengan kekerasan tetapi dengan persuasif dan monitoring terhadap tumbuh kembangnya. Pemberian makan yang baik harus sesuai dengan Jumlah, Jenis dan Jadwal pada umur anak tertentu. Ketiga hal tersebut harus terpenuhi sesuai usia anak secara keseluruhan, bukan hanya mengutamakan jenis tapi melupakan jumlahnya atau sebaliknya memberikan jumlah yang cukup tapi jenisnya tidak sesuai untuk anak. Contoh, pemberian makanan jumlahnya sudah cukup banyak tapi jenis makanannya kurang mengandung nilai gizi yan baik. Pada usia sekolah sudah harus dibagi dalam jenis kelaminnya mengingat kebutuhan mereka yang berbeda. Anak laki-laki lebih banyak melakukan aktivitas fisik sehingga mmerlukan kalori yang lebih banyak dibandingkan anak perempuan. Pada usia ini biasanya anak perempuan sudah mengalami masa haid sehingga memerlukan lebih banyak protein, zat besi dari usia sebelumnya. Sarapan pagi bagi anak usia sekolah sangatlah penting, karena waktu sekolah adalah penuh aktifitas yang membutuhkan energi dan kalori yang cukup besar. Untuk sarapan pagi harus memenuhi sebanyak ¼ kalori sehari. Dengan mengkonsumsi 2 potong roti dan telur; satu porsi bubur ayam; satu gelas susu dan buah; akan mendapatkan 300 kalori. Bila tidak sempat sarapan pagi sebaiknya anak dibekali dengan makanan/snack yang berat (bergizi lengkap dan seimbang) misalnya : arem-arem, mi goreng atau roti isi daging. Makan siang biasanya menu makanannya lebih bervariasi karena waktu tidak terbatas. Makan malam merupakan saat makan yang menyenangkan karena bisa berkumpul dengan keluarga.

BAHAYA MAKAN JAJANAN

Pada umumnya kebiasaan yang sering menjadi masalah adalah kebiasaan makan di kantin atau
warung di sekitar sekolah dan kebiasaan makan fast food. Makanan jajanan yang dijual oleh pedagang kaki lima atau dalam bahasa Inggris disebut street food menurut FAO didefisinikan sebagai makanan dan minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan dan di tempat-tempat keramaian umum lain yang langsung dimakan atau dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Jajanan kaki lima dapat mejawab tantangan masyarakat terhadap makanan yang murah, mudah, menarik dan bervariasi. Anak-anak sekolah umumnya setiap hari menghabiskan ¼ waktunya di sekolah. Sebuah penelitian di Jakarta baru-baru ini menemukan bahwa uang jajan anak sekolah rata-rata sekarang berkisar antara Rp 2000 – Rp 4000 per hari. Bahkan ada yang mencapai Rp 7000. Sekitar 5% anak-anak tersebut membawa bekal dari rumah. Mereka lebih terpapar pada makanan jajanan kaki lima dan mempunyai kemampuan untuk membeli makanan tersebut. Menariknya, makanan jajanan kaki lima menyumbang asupan energi bagi anak sekolah sebanyak 36%, protein 29% dan zat besi 52%. Karena itu dapat dipahami peran penting makanan jajanan kaki lima pada pertumbuhan dan prestasi belajar anak sekolah. Namun demikian, keamanan jajanan tersebut baik dari segi mikrobiologis maupun kimiawi masih dipertanyakan. Pada penelitian yang dilakukan di Bogor telah ditemukan Salmonella Paratyphi A di 25% - 50% sampel minuman yang dijual di kaki lima. Penelitian lain yang dilakukan suatu lembaga studi di daerah Jakarta Timur mengungkapkan bahwa jenis jajanan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak sekolah adalah lontong, otak-otak, tahu goreng, mie bakso dengan saus, ketan uli, es sirop, dan cilok. Berdasarkan uji lab, pada otak-otak dan bakso ditemukan borax, tahu goreng dan mie kuning basah ditemukan formalin, dan es sirop merah positif mengandung rhodamin B. Selain cemaran mikrobiologis, cemaran kimiawi yang umum ditemukan pada makanan jajanan kaki lima adalah penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) ilegal seperti borax (pengempal yang mengandung logam berat Boron), formalin (pengawet yang digunakan untuk mayat), rhodamin B ( pewarna merah pada tekstil), dan methanil yellow (pewarna kuning pada tekstil). Bahan-bahan ini dapat terakumulasi pada tubuh manusia dan bersifat karsinogenik yang dalam jangka panjang menyebabkan penyakit-penyakit seperti antara lain kanker dan tumor pada organ tubuh manusia. Belakangan juga terungkap bahwa reaksi simpang makanan tertentu ternyata dapat mempengaruhi fungsi otak termasuk gangguan perilaku pada anak sekolah. Gangguan perilaku tersebut meliputi gangguan tidur, gangguan konsentrasi, gangguan emosi, hiperaktif dan memperberat gejala pada penderita autism. Pengaruh jangka pendek penggunaan BTP ini menimbulkan gelaja-gejala yang sangat umum seperti pusing, mual, muntah, diare atau bahkan kesulitan Luang air besar. Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA) dari WHO yang mengatur dan mengevaluasi standar BTP melarang penggunaan bahan kimia tersebut pada makanan. Standar ini juga diadopsi oleh Badan POM dan Departemen Kesehatan RI melalui Peraturan Menkes no. 722/Menkes/Per/IX/1998.
Wawancara dengan PKL menunjukkan bahwa mereka tidak tahu adanya BTP ilegal pada bahan baku jajanan yang mereka jual. BTP ilegal menjadi primadona bahan tambahan di jajanan kaki lima karena harganya murah, dapat memberikan penampilan makanan yang menarik (misalnya warnanya sangat cerah sehingga menarik perhatian anak-anak) dan mudah didapat. Lebih jauh lagi, kita ketahui bahwa makanan yang dijajakan oleh PKL umumnya tidak dipersiapkan dengan secara baik dan bersih.
Kebanyakan PKL mempunyai pengetahuan yang rendah tentang penanganan pangan yang aman, mereka juga kurang mempunyai akses terhadap air bersih serta fasilitas cuci dan buang sampah. Terjadinya penyakit bawaan makanan pada jajanan kaki lima dapat berupa kontaminasi baik dari bahan baku, penjamah makanan yang tidak sehat, atau peralatan yang kurang bersih, juga waktu dan temperatur penyimpanan yang tidak tepat.

UPAYA PERBAIKKAN

Untuk mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak
aman, perlu dilakukan usaha promosi keamanan pangan baik kepada pihak sekolah, guru, orang tua, murid, serta pedagang. Sekolah dan pemerintah perlu menggiatkan kembali UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Materi komunikasi tentang keamanan pangan yang sudah pernah dilakukan oleh Badan POM dan Departemen Kesehatan dapat ditingkatkan penggunaannya sebagai alat bantu penyuluhan keamanan pangan di sekolah-sekolah. Perlu diupayakan pemberian makanan ringan atau makan siang yang dilakukan di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan untuk mencegah agar anak tidak sembarang jajan. Koordinasi oleh pihak sekolah, persatuan orang tua murid dibawah konsultasi dokter sekolah atau Pusat Kesehatan Masyarakat setempat untuk dapat menyajikan makanan ringan pada waktu keluar istirahat yang bisa diatur porsi dan nilai gizinya. Upaya ini tentunya akan lebih murah dibanding anak jajan diluar disekolah yang tidak ada jaminan gizi dan kebersihannya.
Dengan menyelenggarakan kegiatan makanan tambahan tersebut, diharapkan mendapat keuntungan, misalnya : anak sudah ada jaminan makanan disekolah, sehingga orang tua tidak khawatir dengan makanan yang dimakan anaknya disekolah. Ibu yang selalu khawatir biasa memberi bekal makanan pada anaknya. Kalau makanan yang baik dan bergizi tersedia disekolah, akan meringankan tugas ibu. Dalam kegiatan ini bisa pula dikenalkan berbagai jenis bahan makanan yang mungkin tidak disukai anak ketika disajikan dirumah, tetapi akan menerima ketika disajikan disekolah. Dengan demikan anak dapat mengenal aneka bahan pangan.
Banyak studi yang menunjukkan persentase anak sekolah Amerika yang kelebihan berat badan
bertambah hampir tiga kali lipat dalam 20 tahun terakhir. Kecenderungan tersebut diduga akibat makanan faft food (junk food) dan kurang olahraga. Pengalaman yang bisa diambil jadi contoh yaitu kebijakan baru di Los Angeles dalam beberapa tahun ke depan akan menghilangkan tahap demi tahap minuman ringan di mesin-mesin penjaja dan kafetaria. Minuman yang dianggap tak bermanfaat itu akan diganti dengan air putih, susu dan buah-buahan dan minuman olahraga. Hal ini menunjukkan statu kepedulian terhadap kesehatan anak usia sekolah.
Bahaya yang senantiasa mengancam kesehatan anak usia sekolah karena perilaku makan ini harus diperhatikan oleh semua pihak. Orang tua, guru, persatuan orang tua murid dan guru, pemerintah daerah khususnya departemen pendidikan dan departemen kesehatan harus mulai mengambil langkah cepat berkoordinasi untuk melakukan upaya perbaikkan. Perlu dipikirkan pembuatan peraturan atau kebjaksanaan baik oleh pihak sekolah atau instansi terkait sehingga dapat mengatasi masalah ini.
Peningkatan perhatian kesehatan anak usia sekolah ini diharapkan dapat mengciptakan peserta didik yang sehat, cerdas dan berprestasi.

DAFTAR PUSTAKA

1. Solihin Pujiadi. Ilmu Gizi Klinis pada Anak. Balai penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, 1993
2. FAO. Street Foods. Report of an FAO technical meeting on street foods, Calcutta, 6-9 November 1995. FAO Food and
Nutrition paper 63. FAO, Rome. 1997.
3. Maskar D.H. Assessment of illegal food additives intake from street food among primary school children in selected area of
Jakarta. Thesis. SEAMEO-TROPMED RCCN University of Indonesia. 2004.
4. Guhardja S, Madanijah S, Wulandari S, Natal NPS, and Akbar M. The role of street foods in the household food consumption:
A survey in Bogor. Proceeding of the 4th ASEAN Food Conference 1992. IPB Press. 1992.
5. Anita N. Mutu mikrobiologis minuman jajanan kantin di tiga sekolah wilayah Bogor. Institut Pertanian Bogor. 2002.
6. WHO. Foodborne disease: a focus for health education. World Health Organization, Geneva. 2000.
7. WHO/ICD/SEAMEO. Persyaratan utama keamanan makanan jajanan kaki lima. (Terjemahan). SEAMEO TROPMED RCCN
UI. Jakarta. 1999.
8. Agus Firmansyah.Aspek. Gastroenterology problem makan pada bayi dan anak. Pediatric Nutrition Update, 2003.
9. Hirschmann, Jane R., CSW, and Zaphiropoulos, Lela, CSW. Preventing Childhood Eating Problems: A Practical, Positive
Approach to Raising Children Free of Food & Weight Conflicts Carlsbad, CA: Gürze Books, 1993
10. Soepardi Soedibyo, Sri Nasar. Feeding problem from nutrition perspective.Pediatric nutrition update,2003.
11. Agras S., Hammer L., McNicholas F. (1999). A prospective study of the influence of eating-disordered mothers on their
children. International Journal of Eating Disorders, 25(3), 253-62.

TEMPO MBM Online postingan kemarin, menurunkan topik dengan judul FITNA DARI BELANDA.

Dalam Laporan Utama-nya, antara lain, ditulis demikian: Terkenal rajin menghujat kelompok Islam radikal di Belanda, Wilders kali ini kebablasan. Dua pekan lalu dia mengunggah film dokumenter yang bikin heboh dunia. Judulnya Fitna. Jauh dari karya film yang indah, Fitna melulu berisi tafsir visual dari ayat Al-Quran, yang tentunya semau Wilders sendiri.

Dia menggambarkan Islam sebagai agama tak toleran. Niat buruk Wilders sudah terbaca dalam pembuka film. Dia memasang kartun karya Kurt Westergaard: gambar lelaki berjenggot dengan sorban sesak oleh bom waktu. Dua tahun silam, kartun itu pernah dimuat media di Denmark. Lelaki bersorban itu digambarkan sebagai Nabi Muhammad. Negeri Skandinavia itu pun sempat dibuat repot berat. Dunia Islam marah besar.

Dari situ Wilders tampaknya tak mau berhenti. Dia sengaja menantang kemarahan itu lagi. Apalagi dibuka dengan kutipan ayat tertentu dari Al-Quran, film sepanjang 17 menit itu menuding Islam tak lain sebagai agama kekerasan. Tafsirnya kasar, dan penggambaran makna ayat-ayat dalam film itu pun dangkal. Pendeknya, film itu tak lebih dari propaganda blak-blakan anti-Islam (lihat Tafsir Buta Rendah Mutu)…………..

Tapi, apa sebetulnya yang membuat orang seperti Geert Wilders begitu keki dengan Islam? Di Negeri Kincir Angin, tampaknya angin Islam lagi bertiup kencang. Berjumlah hampir 1 juta orang, Islam di Belanda umumnya identik dengan imigran. Yang terbanyak berasal dari Maroko atau Turki. Gelombang imigrasi besar-besaran terjadi di Belanda pada 1970-an dan 1980-an. Ada juga yang datang sebagai pencari suaka dari negeri berkonflik seperti Iran dan Irak. ”Kami punya periode ketika banyak sekali muslim masuk ke sini,” ujar Sybrand van Haersma Buma, anggota partai penguasa, Partai Kristen Demokrat.

Menurut Buma, para imigran membawa nilai-nilai Islam sekaligus budaya mereka sendiri. Sayangnya, mereka kurang akrab bergaul dengan warga lokal. Banyak yang tak bisa berbahasa Belanda dan hidup di wilayah pinggiran yang miskin. ”Mereka menciptakan ghetto bersama,” ujar Buma.

Buma agaknya benar. Suasana budaya Islam tampaknya bisa dinikmati dari jendela kereta rute Rotterdam ke Den Haag. Melewati Rotterdam, akan terlihat Masjid Mevlana yang anggun dan jembar. Itu masjid paling modern di Belanda. Didirikan atas patungan Religious Foundation of Holland dan masyarakat Turki, masjid itu dibuka resmi pada 2001. Cuplikan foto masjid ini juga ditayangkan dalam Fitna. Mungkin bagi Wilders, pemandangan Mevlana adalah ancaman.

Di Den Haag, dengan gampang bisa ditemukan toko kecil bertulisan Arab. Misalkan salah satu toko kelontong bertulisan Islamitische Slagerij. Tumbuhnya tempat itu menunjukkan komunitas Islam cukup tersebar di sana. Rotterdam atau Amsterdam adalah kota imigran, yang jumlahnya mencapai 80 persen.

Gelombang besar imigran itu barangkali yang membuat reaksi munculnya partai sayap kanan anti-imigran. Setelah peristiwa 11 September 2001, gerakan anti-terorisme begitu gencar. Masyarakat muslim lalu kena getahnya. Mulai saat itu, soal imigran pun dikaitkan dengan membanjirnya kaum muslim ke Belanda.

Adalah Pim Fortuyn yang membentuk partai Lijst Pim Fortuyn (LPF) pada 2002. Agenda utamanya memperketat aturan imigrasi, terutama bagi yang tidak bisa menerima dan tak mau beradaptasi dengan budaya Belanda. Meski menolak disebut rasis, Fortuyn menegaskan pembatasan bagi imigran muslim, bahkan kalau perlu dilarang masuk Belanda.

Belum sempat lama memperjuangkan agenda politiknya, Fortuyn dibunuh aktivis hak-hak hewan (animal rights) Volkert van Der Graaf. Menurut pengakuan Der Graaf, dia membunuh Fortuyn agar berhenti mengeksploitasi muslim, dan membidik kelompok lemah mencapai tujuan politik. Setelah kematian Fortuyn, partai ini bubar pada awal 2008.

Setelah Fortuyn, muncul nama Ayaan Hirshi Ali, yang sebetulnya berasal dari partai liberal People’s Party for Freedom and Democracy (VVD). Partainya sama dengan Geert Wilders, sebelum membentuk Partai Kebebasan. Namanya banyak disebut akibat pernyataannya yang ngawur dan kontroversial, misalnya menyebut Nabi Muhammad sebagai pedofilia.

Hirshi, seorang pembangkang Islam, tentu saja ikut mendukung Wilders, yang mengisi 6 persen dari 150 kursi perlemen Belanda. Tapi Belanda, yang telah lama menenggang tradisi demokratis, sulit menerima aliran ultra-kanan itu. ”Ultra-kanan tidak akan pernah bisa diterima lama di negara ini,” kata Sybrand van Haersma Buma.

Meski begitu, seorang pemimpin muslim, Nasr Joemann, mengatakan bahwa ancaman dari Wilders itu tak punya dampak bagi umat Islam. Dia bekerja di Conctactorgan Moslims Overheid atau Badan Kontak Muslim. Bagi Nasr, upaya Wilders kian menguatkan solidaritas antarmuslim. ”Islam agama yang cinta perdamaian,” ujarnya fasih.

Lalu dalam Opini-nya, TEMPO menuturkan: Ada seorang Francis Fukuyama—sejarawan, futuris, penulis The End of History—yang dalam sebuah seminar di Brooking Institute meyakini ancaman serius dari elemen masyarakat Eropa yang radikal. Ada seorang Bernard Lewis, sejarawan Inggris di Universitas Princeton, Amerika, yang membayangkan benua Eropa menjadi bagian dari dunia Arab pada penghujung abad ini. Ia melihat ini sebagai konsekuensi pertumbuhan penduduk yang tinggi di kalangan imigran keturunan Arab di Eropa. Dan terakhir, berita statistik dari Vatikan yang dimuat dalam surat kabar Osservatore Romano, yang menyebut bahwa jumlah pemeluk muslim telah melampaui pemeluk Katolik. Jumlah orang Islam mencapai 19,2 persen dari penduduk dunia, sedangkan orang Katolik meliputi 17,4 persen—meski penganut Kristen secara keseluruhan masih mayoritas dengan 33 persen.

Wilders, Ketua Fraksi Partai Kebebasan (PVV) di parlemen, banyak diuntungkan oleh perkembangan ini. Ia piawai mengubah rasa takut menjadi kebencian serta mereduksi demografi Belanda menjadi ”kita” dan ”mereka”. Soal kampanye Wilders akan laku atau malah menyerang balik kredibilitasnya, itu tergantung logika dan akal sehat warga Belanda. Itu juga akan ditentukan oleh daya tahan masyarakat Belanda—termasuk masyarakat muslimnya—sebagai satu kesatuan dalam menghadapi gempuran retorika Geert Wilders yang memecah belah.

Orang seperti Wilders akan terus hadir. Tapi, dari pengalaman kita selama ini, ada satu resep yang mungkin bisa ditawarkan: resistensi sebagai bangsa dan sensitivitas terhadap aspirasi religius orang lain.

Mudah-mudahan kutipan ini ada manfaatnya.